Konvensi Demokrat di Makassar Bukti Golkar Sukses

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Golkar Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengatakan Konvensi Calon Presiden dari Partai Demokrat yang digelar di Makassar merupakan bentuk keberhasilan Golkar. Dia mengatakan, perebutan suara di Sulsel oleh capres lain adalah bukti keberhasilan Golkar yang mendorong Sulsel jadi barometer politik di Indonesia. Golkar hebat di sini makanya sekarang semua capres dari partai lain berebut hati rakyat sini. (Foto: Asnawin)







--------------

Konvensi Demokrat di Makassar Bukti Golkar Sukses


Rabu, 05 Maret 2014
http://www.tempo.co/read/news/2014/03/05/058559812/Konvensi-Demokrat-di-Makassar-Bukti-Golkar-Sukses

TEMPO.CO, Makassar - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Golkar Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengatakan Konvensi Calon Presiden dari Partai Demokrat yang digelar di Makassar merupakan bentuk keberhasilan Golkar.

"Perebutan suara di Sulsel oleh capres lain adalah bukti keberhasilan Golkar yang mendorong Sulsel jadi barometer politik di Indonesia. Golkar hebat di sini makanya sekarang semua capres dari partai lain berebut hati rakyat sini," kata Syahrul usai menerima peserta Konvensi Demokrat Gita Wirjawan, Rabu, 5 Maret 2014.

Debat Calon Presiden digelar pada Konvensi Demokrat di Hotel Grand Clarion hari ini. Sebanyak 11 peserta Konvensi Demokrat hadir dalam acara tersebut, di antaranya Gita.

Saat memberikan sambutan, Syahrul sempat memuji Gita sebagai tokoh muda yang dapat memahami situasi perekenomian dan juga perdagangan secara nasional.

Sementara itu, Gita memuji keberhasilan Sulawesi Selatan yang berkembang di bawah pimpinan Syahrul sebagai Gubernur.

Syahrul mengungkapkan jika partainya memiliki pengalaman tanding sehingga tidak akan mundur berhadapan dengan taktik dan strategi partai lain.

"Selama ini kami anggap mereka bukan rival,” kata Syahrul.

IIN NURFAHRAENI DEWI PUTRI

------------------

[Terima kasih atas kunjungan, komentar, saran, dan kritikan Anda di blog "Pedoman Rakyat"]

Komentar

Pos populer dari blog ini

Kode Etik Jurnalistik PWI (Persatuan Wartawan Indonesia)

Mengenang Tiga Tahun Wafatnya Pedoman Rakyat