Journalistik Training 2009 di Unismuh Makassar

Journalistik Training 2009 di Unismuh Makassar

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, di Auditorium Al-Amien, pada 23 Juli 2009 mengadakan pelatihan jurnalistik yang diberi nama "Journalistic Training 2009."

Ketua Panitia Jayanti menjelaskan bahwa pelatihan tersebut diikuti 236 orang dari berbagai jurusan/prodi.

Saya selaku salah seorang dosen dan juga praktisi media massa, diundang membawakan materi.

"Terserah kakak saja, mau bawakan materi apa," kata Ketua HMJ Pendidikan Bahasa Inggris Ismail S.

Saya kemudian memilih materi Teknik Mencari dan Menulis Berita. Saya pun menyiapkan materi dalam bentuk power point, tetapi ternyata panitia tidak menyiapkan peralatannya, akhirnya saya hanya berbicara lepas.

Saya mengatakan bahwa manusia sebagai makhluk sosial memiliki dua sifat dasar. Pertama, selalu ingin tahu keadaan alam sekitarnya, dan kedua, selalu ingin memberitahukan keadaan dirinya, terutama pengalamannya yang baru dan sangat berkesan.

Mungkin itulah yang mendasari hasrat manusia untuk menyatu dengan manusia lain yang berada di sekelilingnya, serta untuk menjadi satu dengan suasana alam sekelilingnya. Saling menyampaikan informasi baru merupakan salah satu upaya yang dilakukan manusia untuk berinteraksi dengan sesamanya.

Manusia diharapkan tidak hanya menjadi pengisi dan penghias bumi, tetapi juga diberi tugas menjadi penguasa di muka bumi dengan cara hidup bermasyarakat. Antara manusia satu dengan lainnya diharapkan saling memberi kabar atau nasihat, saling menolong, serta saling mengenal.

Penyampaian kabar atau berita tersebut dapat dilakukan secara lisan dan dapat pula secara tertulis. Untuk memudahkan penyampaian berita atau informasi secara luas, manusia kemudian menciptakan media massa cetak dan elektronik.

Media massa cetak antara lain koran, tabloid, majalah, dan bulletin, sedangkan media massa elektronik antara lain radio dan televisi.

Kini malah sudah dikenal media massa lainnya yang dapat memadukan media cetak dan media elektronik, yaitu media internet atau media online yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja.

"Cara atau seni penyampaian berita atau informasi melalui media massa itulah yang disebut jurnalistik," kata saya.

Saya juga menjelaskan bahwa definisi berita atau “news” banyak sekali, tetapi intinya berita adalah informasi yang disampaikan melalui media massa.

Mencari Berita

Bagaimana cara menyajikan informasi atau berita di media massa? Tentu saja harus dicari, yang didahului dengan perencanaan di dapur redaksi. Berita yang dicari itu umumnya adalah peristiwa.

Selain peristiwa, berita juga dapat dicari dengan cara melakukan wawancara, dan melakukan penelitian dokumen, press release atau siaran pers, hak jawab, serta konferensi pers atau jumpa wartawan.

Kriteria Berita Yang Baik

Kepada peserta yang semuanya mahasiswa Unismuh Makassar, saya menjelaskan bahwa ada beberapa kriteria berita yang baik, antara lain aktual, penting, berdampak, kedekatan, luar biasa, konflik, ketegangan/dramatis, tragis, ketokohan, seks, dan humor.

Berbagai informasi yang telah dikumpulkan itu kemudian diolah dan diramu dalam rangkaian kalimat yang mengandung unsur 5W + 1H. Lima W dimaksud yaitu “what” (apa), “who” (siapa), “when” (kapan), “where” (dimana), dan “why” (mengapa), sedangkan satu H dimaksud yaitu “how” (bagaimana).

Ada banyak model berita, tetapi pada dasarnya berita dibagi dua model, yakni berita langsung (straight news) dan berita tidak langsung (feature news).

Berita langsung atau “straight news” adalah berita yang langsung mengemukakan unsur 5W + 1H pada paragraf awal (alinea pertama hingga alinea kedua), sedangkan berita tidak langsung atau “feature news” biasanya diawali dengan kata-kata atau kalimat yang menarik pada paragraf awal, sedangkan unsur 5W + 1H terurai dalam paragraf-paragraf berikutnya.

Konstruksi Berita

Bangunan atau konstruksi berita terdiri atas tiga unsur, yakni judul berita (headline), teras berita (lead), serta kelengkapan atau penjelasan berita (body). Berita langsung (straight news) biasanya menggunakan bangunan seperti piramida terbalik.

Saya kemudian meminta para peserta membuat berita. Setelah itu, beberapa peserta saya minta membacakan beritanya dan kemudian berita tersebut dibahas. Materi saya diakhiri dengan tanya jawab.

Komentar

  1. Saya sangat salut dengan kegiatan yang diadakan oleh teman2 dari Unismuh Makassar. Saya dulu pernah kuliah disana dan menjadi sala satu wartawan kampus di Tabloid Corong Pers kampus.dengan adanya kegiatan ini diharapkan kepada seluruh mahasiswa yang ikut dalam acara tersebut hendaknya mengamalkan apa yang telah diberikan oleh senior sebagai pemateri, karena yakin saja dengan niat dan kemauan yang keras cita-cita anda ingin menjadi seorang jurnalistik profesional akan terpenuhio jika anda tekun dan menghargai ilmu yang diberikan oleh siapa saja walau itu idaklah seberapa. Untuk teman-teman dari Tabloid corong saya titip salam, karena hampir tiga tahun saya tak pernah kemakassar dan pindah kuliah di Mataram NTB. Ilmu yang saya peroleh dari senior waktu menjadi wartawan kampus sangatlah berguna untuk sekarang dan sekarang saya menjadi reporter Media Nusantara di Mataram. Jika ada teman2 dari Unismuh Makassar yang hendak berlibur ke Lombok yang ingin melihat alamnya atau pantainya yang mirip bali silakan hubungi saya agar saya bisa ajak keliling.Selamat berjuang dan dan pantang mundur." Orang besar hari ini lahir dari kerja keras, bukan lahir karena mukjijat "

    BalasHapus
  2. terima kasih atas kunjungan, komentar, saran, dan ajakannya, selamat dan sukses buat anda

    BalasHapus

Poskan Komentar

Pos populer dari blog ini

Kode Etik Jurnalistik PWI (Persatuan Wartawan Indonesia)

Mengenang Tiga Tahun Wafatnya Pedoman Rakyat