STIE Mujahidin Terima Beasiswa Bidikmisi


DI BAWAH kepemimpinan Dr Aminuddin SE MSi, STIE Mujahidin Tolitoli, Sulawesi Tengah, mengalami banyak kemajuan dan meraih sejumlah prestasi, antara lain berhasil mendapatkan beasiswa Bidikmisi Tahun Akademik 2014/2015, dari Kemendikbud RI, sebagai perguruan tinggi yang memiliki program studi terakreditasi B. (Foto: Asnawin)


 




-----------------


STIE Mujahidin Terima Beasiswa Bidikmisi


Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mujahidin Tolitoli, Sulawesi Tengah, berhasil mendapatkan beasiswa Bidikmisi Tahun Akademik 2014/2015 dari Kemendikbud RI, karena dua program studi yang dikelola sudah Terakreditasi B, yaitu prodi Manajemen, dan prodi Studi Pembangunan.

"Alhamdulillah, tahun akademik 2014/2015, kami mendapatkan beasiswa Bidikmisi untuk dua prodi yang kami kelola. Ini pertama kalinya STIE Mujahidin Tolitoli memperoleh beasiswa Bidikmisi," kata Ketua STIE Mujahidin Tolitoli, Dr Aminuddin SE MSi, kepada penulis via telepon, Ahad, 20 April 2014.

STIE Mujahidin yang telah menghasilkan 3019 alumni, kini memiliki sembilan dosen bergelar profesor doktor dan delapan dosen yang bergelar doktor, yang bidang ilmunya relevan dengan program studi yang ada di STIE Mujahidin.

Di bawah kepemimpinan Aminuddin sejak 26 Desember 2012, STIE Mujahidin juga mengalami banyak kemajuan, mulai dari bidang sarana dan prasarana, peningkatan kualitas SDM tenaga pengajar, hingga peningkatan bidang kerjasama (antara lain kerjasama dengan Universitas Brawijaya Malang dan Universitas Muslim Indonesia Makassar).

"Fasilitas kami juga sudah cukup memadai, antara lain kampus berlantai dua, sarana olahraga berupa lapangan tenis, lapangan futsal, dan lapangan bolavoli, serta sarana ibadah berupa masjid yang cukup refresentatif," sebut Aminuddin.

Beberapa bulan lalu, STIE Mujahidin juga mengundang Ketua Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Prof Mansyur Ramly untuk memberikan kuliah umum.

"Ketua BAN-PT sudah dua kali kami undang memberikan kuliah umum," ungkap Aminuddin yang merupakan dosen tetap Kopertis Wilayah IX Sulawesi yang dipekerjakan (DPK) pada Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Sebelum dilantik menjadi Ketua STIE Mujahidin Tolitoli periode 2012-2016, Aminuddin pernah menduduki beberapa jabatan di UMI Makassar, antara lain Kasubag Personalia Fekon, Kasubag Keuangan Fekon, Kepala Pusat Pemberdayaan Umat UMI, Sekretaris LPM UMI, dan Kepala Pusat KKN UMI.

Selain berhasil meraih gelar magister (S2) dari Universitas Padjadjaran Bandung, dan gelar doktor (S3) dari Universitas Brawijaya Malang, Aminuddin juga sempat “mencicipi” studi sandwich di Kassel University, Jerman.


--------------
STIE Mujahidin Tolitoli memiliki kantor berlantai dua dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya, antara lain sarana olahraga berupa lapangan tenis, lapangan futsal, dan lapangan bolavoli, serta sarana ibadah berupa masjid yang cukup refresentatif. (Foto: Asnawin)
--------------



Menyinggung aktivitas lain yang dilakukan STIE Mujahidin, Aminuddin mengatakan, perguruan tinggi yang dipimpinnya juga aktif mengikuti berbagai kegiatan, termasuk kegiatan yang diadakan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (Aptisi).

"Pada 22-23 Maret 2014, saya menghadiri Rapat Pleno Aptisi, di Yogyakarta," katanya. (asnawin)

Komentar

Pos populer dari blog ini

Kode Etik Jurnalistik PWI (Persatuan Wartawan Indonesia)

Mengenang Tiga Tahun Wafatnya Pedoman Rakyat