Kopertis IX Sulawesi Miliki 60 Profesor


GURU BESAR BARU. Delapan dari 11 Guru Besar baru Kopertis Wilayah IX Sulawesi yang menerima Surat Keputusan (SK) pada upacara peringatan Hardiknas 2011, di halaman kantor Kopertis IX Sulawesi. Dari kiri ke kanan, Prof Dr Hj Masdar SE MSi, Prof Dr Said Sampara Salman SH MHum, Prof Dr Ir Zulkifli MM, Prof Dr A Baso Amang SE MSi, Prof Dr H Achmad Gani SE MSi, Prof Dr Ir Andi Muhibuddin MP, Prof Dr Syafiuddin MSi, Prof Dr Mariana SE MSi. (Foto: Wahab/Humas Kopertis IX Sulawesi)


---------------

Kopertis IX Sulawesi Miliki 60 Profesor

Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah IX Sulawesi telah memiliki 60 Guru Besar atau profesor (tidak termasuk yang sudah meninggal dunia dan yang sudah pensiun) dari berbagai bidang ilmu, termasuk 11 orang yang menerima Surat Keputusan Pengangkatan Guru Besar dari Mendiknas, pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2011, di halaman upacara Kantor Kopertis IX Sulawesi, Jl Bung km-9, Makassar, Senin, 2 Mei 2011.

Ke-11 Guru Besar atau profesor baru tersebut adalah :
1. Prof Dr Mariana SE MSi (bidang ilmu ekonomi, dosen DPK pada STIEM Bongaya, Makassar)
2. Prof Dr Syafiuddin MSi (pertanian, DPK Unismuh Makassar)
3. Prof Dr Ir Andi Muhibuddin MP (pertanian, DPK Universitas 45, Makassar)
4. Prof Dr H Achmad Gani SE MSi (ekonomi, DPK UMI Makassar)
5. Prof Dr A Baso Amang SE MSi (ekonomi, DPK Universitas Indonesia Timur, Makassar)
6. Prof Dr Ir Zulkifli MM (pertanian, DPK Universitas Islam Makassar)
7. Prof Dr Renny Mintje Sumarauw MSi (administrasi publik, DPK Universitas Kristen Tomohon, Sulawesi Utara)
8. Prof Dr Said Sampara Salman SH MHum (ilmu hukum, dosen tetap yayasan UMI Makassar)
9. Prof Dr Hj Masdar SE MSi (ekonomi, DTY UMI Makassar)
10. Prof Dr Hj Jeni Kamase SE MSi (ekonomi, DTY UMI Makassar)
11. Dr Johanis Ohotimur (teologia, DTY STTF Seminari Pineleng, Sulawesi Utara). (asnawin)

Komentar

Pos populer dari blog ini

Kode Etik Jurnalistik PWI (Persatuan Wartawan Indonesia)

Mengenang Tiga Tahun Wafatnya Pedoman Rakyat