Pos

Menampilkan pos dari Mei, 2010

Penguasa Kepala Batu

Gambar
http://www.tribun-timur.com/read/artikel/107979/Penguasa-Kepala-Batu

Penguasa Kepala Batu

Oleh : Asnawin
(Mahasiswa S2 Ilmu Komunikasi Universitas Satria, Makassar)

Harian TRIBUN TIMUR, Makassar
Senin, 31 Mei 2010

Ada sebuah teori dalam ilmu komunikasi (massa) yang disebut Teori Khalayak Kepala Batu (The Obtinate Audience Theory). Ide awalnya dikemukakan oleh LA Richards pada tahun 1936, tetapi dikembangkan sebagai sebuah ilmu dan teori baru oleh pakar psikologi Raymond Bauer pada tahun 1964.

Teori khalayak kepala batu merupakan koreksi atau kritikan atas Teori Peluru (The Ballet Theory) atau Teori Jarum Hipodermik (Hypordemic Needle Theory) yang berkembang dan mendominasi kajian komunikasi sebelumnya. Kedua teori itu menganggap khalayak (masyarakat) itu pasif.

Raymond Bauer mengeritik asumsi tersebut dan mengatakan khalayak bukan robot yang pasif, serta bukan hanya bersedia mengikuti pesan atau pembicaraan politik yang memberi keuntungan atau memenuhi kepentingan dan kebutuhannya. (Anwar Ar…

Kemendiknas Pertahankan Standarisasi UN

Kemendiknas Pertahankan Standarisasi UN

Minggu, 23 Mei 2010
Penulis : Muhammad Gozi
http://www.mediaindonesia.com/read/
2010/05/23/144595/88/14/
Kemendiknas-Pertahankan-Standarisasi-UN

PAMEKASAN--MI: Kementerian Pendidikan Nasional menyatakan akan tetap mempertahankan standarisasi Ujian Nasional (UN), meski banyak desakan agar dilakukan reformasi sistem pada ujian kelulusan tersebut.

Selama ini, pelaksanaan UN dinilai masih belum menjawab rasa keadilan masyarakat, karena pemerintah memberlakukan standar yang sama antara lembaga pendidikan negeri di kota besar hingga lembaga pendidikan suasta di daerah terpencil.

Meski dilakukan pemerataan standar UN, kata Muhammad Nuh, tingkat kelulusan tertinggi tidak hanya didominasi sekolah negeri di wilayah perkotaan. Namun juga di wilayah terpencil. Bahkan di sebagian daerah, nilai tertinggi UN justru diraih sekolah suasta yang bukan berasal dari kota besar.

Berdasar hasil evaluasi pelaksanaan UN untuk Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan dan…

TEKNIK PENULISAN BERITA

Gambar
Berita yang menggunakan bangunan atau metode piramida terbalik mendahulukan penyampaian informasi yang sangat penting, kemudian diikuti informasi-informasi yang penting, agak penting, kurang penting, hingga tidak penting.

FKIP Unismuh Gelar Workshop Jurnalistik

Gambar
Keterangan gambar: SERTIFIKAT. Salah seorang pemateri, Asnawin, menerima sertifikat dari panitia Workshop Jurnalistik FKIP Unismuh Makassar, di kampus Unismuh Talasalapang, Makassar, Kamis, 20 Mei 2010. (foto: dok panitia)

FKIP Unismuh Gelar Workshop Jurnalistik

Makassar, 20 Mei 2010

Himaprodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, menggelar Workshop Jurnalistik, di Auditorium Al-Amien Kampus Unismuh Makassar, 18 – 21 Mei 2010.

Ketua Panitia, Abdul Wahid, didampingi Sekretaris Early Widia Astuti, kepada wartawan, Selasa (18/5) kemarin menjelaskan, workshop diikuti 40 mahasiswa dari berbagai fakultas di Unismuh Makassar.

Materi yang diberikan kepada peserta antara lain Kode Etik Jurnalistik, Ragam Bahasa Jurnalistik, Metode Wawancara, Reportase, Penulisan Straight News dan Feature News, Teknik Menulis Artikel, serta Foto Jurnalistik.

‘’Selain teori, para peserta juga akan diberi latihan menulis berita …

Banyak Kebudayaan Pinjaman di Sulsel

Gambar
http://www.ujungpandangekspres.com/view.php?id=47226
Harian Ujungpandang Ekspres, Makassar
Selasa, 18-05-2010

Banyak Kebudayaan Pinjaman di Sulsel

Oleh: Asnawin
Mahasiswa S2 Ilmu Komunikasi Universitas Satria Makassar

Masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) memiliki banyak kebudayaan dan kearifan lokal, tetapi sebagian masyarakat dan sejumlah orang yang tengah berkuasa, lebih senang ‘’memakai baju’’ kebudayaan pinjaman dan ‘’melepas baju’’ kebudayaan atau kearifan lokal. Itu terjadi karena adanya komunikasi antar-budaya dan lemahnya pertahanan budaya masyarakat Sulsel.

Komunikasi antar-budaya secara langsung maupun secara tidak langsung telah ‘’membuka mata’’ orang Sulsel bahwa ada budaya lain yang berbeda dengan budaya asli mereka. Ada yang terbelalak matanya, ada yang silau, ada yang menyipitkan matanya, dan ada yang menutup mata.

Kemajuan teknologi (terutama teknologi komunikasi), derasnya arus informasi, bertambahnya orang kaya yang mampu ‘’jalan-jalan’’ ke kota, provinsi, dan atau ke neg…

Mendiknas Luncurkan TBM@Mall

Mendiknas Luncurkan TBM@Mall

Minggu, 02/05/2010
Harian Pikiran Rakyat, Bandung
http://www.pikiran-rakyat.com/node/112565

JAKARTA, (PRLM).- Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh meluncurkan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Pusat Perbelanjaan atau disebut TBM@Mall. Peluncuran yang bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) itu berlangsung di Jakarta, Minggu (2/5).

Tidak hanya di Jakarta, TBM@Mall akan hadir di Bandung, Surabaya, Jawa Tengah, Makasar, dan seluruh wilayah negeri. Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, TBM@Mall hadir di antaranya di Blok M, Plaza Semanggi, dan Cibubur Junction.

"Kita inginkan suasana membaca itu bisa tumbuh di mana-mana karena membaca adalah awal dari pintu ilmu pengetahuan. Pada hari ini kita ingin meluncurkan di pusat-pusat perbelanjaan. Nanti setiap ada pusat-pusat keramaian ada pusat-pusat atau taman-taman bacaaan, sehingga masyarakat kita gemar membaca," kata Mendiknas di Jakarta, Minggu (2/5).

Kehadiran TBM@Mall ini merup…

SUKU BANGSA

SUKU BANGSA

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Negara Indonesia ialah negara yang berasal dari berbagai suku bangsa, termasuk Jawa, Sunda, Aceh, Madura, Batak, Minangkabau, Bali, dan Bugis.

Kalau dilihat dari populasi, Suku Jawa adalah suku yang paling besar di Indonesia, Suku Sunda adalah suku terbesar kedua, Suku terbesar ketiga adalah suku Madura, Suku bangsa terbesar keempat adalah suku Minangkabau mereka merupakan dari propinsi Sumatera Barat.

Berikut adalah suku bangsa yang ada di Indonesia.

1. Abai - Kalimantan Timur
2. Abung - Sumatra
3. Aceh - DI Aceh
4. Adang - Kalimantan
5. Adonara - NTB/NTT
6. Akit - Sumatra
7. Alas - DI Aceh
8. Alifuru - Maluku
9. Alor Solor - NTB/NTT
10. Ambon - Maluku
11. Ampana - Sulawesi
12. Anak Dalam - Riau
13. Anabas - Sumatra
14. Aneuk Jame - Sumatra
15. Anggi - Papua
16. Angkola - Sumatra
17. Aput - Kalimantan
18. Arab - DKI Jakarta
19. Arguni - P…

Hari-hari Besar

Gambar
INDONESIA memiliki banyak hari-hari besar, mulai hari-hari besar nasional yang dihormati dan ditandai dengan hari libur, hingga hari-hari besar keagamaan dan instansi yang dirayakan oleh masing-masing penganut agama atau instansi masing-masing. Salah satu hari-hari besar nasional yang dirayakan setiap tahun yaitu Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei, yang diambil dari Hari Ulang Tahun Ki Hajar Dewantara. (int)

Kebudayaan Indonesia

Gambar
Rumah adat orang Toraja di Sulawesi Selatan adalah Tongkonan. Kolong rumah itu berupa kandang kerbau belang atau Tedong Bonga. Di depan rumah tersusun tanduk-tanduk kerbau, sebagai lambang pemiliknya telah berulang kali mengadakan upacara kematian secara besar-besaran. Tongkonan tcrdiri 3 ruangan. ruang tamu, ruang makan, dan ruang belakang. (Foto: Asnawin)